Perbedaan Alat Pemanas Air (Water Heater)

storage-water-heater1Sebentar lagi musim hujan datang, dan biasanya membuat udara dan air menjadi dingin. Bagi sebagian orang terutama paruh baya, musim hujan menjadi masalah karena udara dan air yang dingin dapat membuat rematiknya kambuh. Namun sekarang banyak alat pemanas air yang bervariasi sehingga air dingin saat musim hujan tiba tidak perlu lagi dirasakan.

Bagi Anda yang sedang merencanakan membeli water heater, jangan terburu-buru memutuskan apa yang akan dibeli. Water heater terdapat 3 jenis.
Perbedaan tersebut dilihat dari cara memanaskan airnya.
A. Water heater listrik.

electric-water-heaterPemanas air jenis ini memiliki resiko bahaya lebih besar daripada jenis lainnya, karena jika salah cara pemasangannya, dapat menyetrum si pengguna. Namun untuk menghindarkan kesetrum, bisa dipasang anti kontak pada water heater. Untuk menghemat listrik, water heater dipasang Sakelar. Nyalakan water heater 15 menit sebelum digunakan, dan matikan setelah selesai digunakan.
Pilihlah type dan jenis kapasitas water heater sesuai kebutuhan.

B. Water heater gas.

gas_water_heaterJenis water heater ini lebih hemat digunakan, karena air panas yang dialirkan dapat digunakan secara terus menerus (dapat digunakan 5 orang mandi langsung bergantian). Namun memerlukan penempatan alat water heater dan tabung gas ditempat yang terbuka (udara langsung), sehingga apabila ada kebocoran gas tidak berada didalam ruangan dan mengurangi bahaya menghirup gas.

C. Water heater solar cell

solar_water_heaterYaitu alat pemanas air menggunakan energi panas matahari, panas matahari disimpan oleh solar cell yang kemudian digunakan untuk memanaskan air, dan dipasang diatap rumah. Memang dibandingkan kedua jenis water heater diatas, water heater solar cell paling aman. Namun kekurangannya, jika cuaca mendung dan tidak ada matahari, air tidak menjadi panas. Untuk mengatasi hal tersebut, ada produsen water heater yang mendesain secara otomatis menggunakan listrik 1000 watt untuk memanaskan airnya. Harganya pun relatif lebih mahal dibandingkan water heater listrik dan gas. Agar pemakaian listrik tidak terlalu boros, sebaiknya termostat water heater diatur tidak terlalu panas, jadi water heater tidak menyala terus menerus. Gunakan sakelar untuk instalasi listriknya, sehingga pada saat cuaca mendung dan water heater akan digunakan, baru kita nyalakan 15 menit sebelum digunakan. Dari segi pemeliharaan dan biaya operasional untuk jangka panjang Water heater Solar Cell lebih murah

Dari masing-masing water heater memiliki kelebihan dan kekurangannya. Dan pada akhirnya kembali lagi pada pertimbangan calon pembeli. Semoga info ini dapat memberi masukan positif bagi Anda.

(Berbagai sumber)

About these ads

4 responses to “Perbedaan Alat Pemanas Air (Water Heater)

  1. ada yg lebih lengkap g

  2. Terima kasih atas masukkannya.
    Maaf, sy belum mengerti yg dimaksud lebih lengkap.
    Apakah sudah pernah membaca artikel kami di hematbangunrumah.com
    Terima kasih

  3. Bagaimana dengan pemanas air dengan sistem air conditioner water heater, apa untung ruginya.Thx

  4. Pada saat ini memang ada penemuan baru…yaitu air panas menjadi satu dengan AC.
    Akan tetapi sampai saat ini masih kurang populer dibandingkan dengan air panas sistem lama.
    karena ada kekhawatiran, kalau AC nya bermasalah, air panas menjadi tidak berfungsi.
    Terima kasih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s